Workshop Media Belajar untuk Mahasiwa/i
Menciptakan Pembelajaran Bioteknologi yang Inovatif: Prodi Bioteknologi Unesa Mengikuti Workshop Media Pembelajaran
Program Studi Bioteknologi Universitas Negeri Surabaya (Unesa) berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan menyiapkan lulusan yang kompeten di era revolusi industri 4.0. Sejalan dengan komitmen tersebut, para dosen Bioteknologi Unesa mendapat kesempatan berharga untuk mengikuti Workshop Media Pembelajaran. Pelatihan ini secara khusus berfokus pada dua metode pembelajaran modern yang sangat relevan dengan disiplin ilmu bioteknologi: Case Study dan Project-Based Learning (PBL).
Mengapa Metode Pembelajaran Ini Penting?
Metode Case Study dan Project-Based Learning (PBL) membawa perubahan signifikan dalam cara mahasiswa belajar, dari yang semula pasif menjadi lebih aktif dan kritis. Kedua metode ini sangat ideal untuk diterapkan dalam bidang Bioteknologi karena:
Studi Kasus (Case Study): Metode ini membekali mahasiswa dengan kemampuan analisis dan pemecahan masalah. Mahasiswa akan dihadapkan pada skenario atau masalah nyata di lapangan, seperti kegagalan produksi vaksin, isu etika rekayasa genetika, atau tantangan dalam pengembangan produk bioteknologi. Mereka didorong untuk menganalisis data, merumuskan solusi, dan mempresentasikan argumennya. Ini mengasah kemampuan berpikir kritis dan pengambilan keputusan yang sangat dibutuhkan di dunia kerja.
Pembelajaran Berbasis Proyek (Project-Based Learning/PBL): PBL mendorong mahasiswa untuk merancang dan melaksanakan proyek nyata, mulai dari identifikasi masalah hingga presentasi hasil akhir. Contohnya, mahasiswa bisa diminta untuk merancang bioreaktor skala kecil, mengembangkan metode deteksi patogen, atau membuat produk pangan hasil fermentasi. Melalui PBL, mahasiswa tidak hanya menguasai teori, tetapi juga keterampilan teknis dan soft skills seperti kerja sama tim, manajemen proyek, dan komunikasi.
Dampak Positif Bagi Mahasiswa Bioteknologi Unesa
Dengan diterapkannya metode Case Study dan PBL, para mahasiswa Bioteknologi Unesa akan merasakan pengalaman belajar yang berbeda dan lebih bermakna. Mereka tidak hanya akan menghafal teori, tetapi juga belajar bagaimana mengaplikasikan ilmu Bioteknologi untuk menyelesaikan masalah nyata.
Diharapkan, setelah workshop ini, para dosen Bioteknologi Unesa mampu menciptakan media pembelajaran yang lebih interaktif, relevan, dan menantang. Hal ini akan mempercepat terbentuknya lulusan yang tidak hanya menguasai ilmu Bioteknologi secara mendalam, tetapi juga memiliki inisiatif, inovatif, dan siap berkontribusi dalam memajukan industri bioteknologi di Indonesia.