Revolusi Pangan Fungsional: Prof. Prima Retno Wikandari, M.Si Resmi Dikukuhkan sebagai Profesor UNESA
SURABAYA – Dunia bioteknologi pangan Indonesia kembali mencatatkan momentum penting. Pada Selasa, 10 Februari 2026, Universitas Negeri Surabaya (UNESA) resmi mengukuhkan Prof. Prima Retno Wikandari, M.Si. sebagai Guru Besar dalam bidang Pangan Fungsional Fermentasi. Dalam orasi ilmiahnya, Prof. Prima menekankan bahwa fermentasi bukan sekadar teknik pengawetan kuno, melainkan kunci masa depan untuk menciptakan pangan yang tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga menyembuhkan.
Fokus Riset: Melampaui Nutrisi Dasar
Riset Prof. Prima berfokus pada pemanfaatan mikroorganisme lokal untuk meningkatkan nilai fungsional bahan pangan. Beliau menyoroti bagaimana proses fermentasi yang terkontrol dapat menghasilkan senyawa bioaktif seperti peptida antihipertensi, antioksidan, antidiabetes dan probiotik yang krusial bagi kesehatan metabolisme manusia.
Beberapa poin utama dari terobosan ilmiah beliau meliputi:
Optimalisasi Starter Lokal: Mengembangkan kultur starter spesifik untuk produk fermentasi tradisional agar memiliki standar keamanan dan fungsionalitas tinggi.
Pangan sebagai Obat (Functional Food): Transformasi bahan pangan nabati menjadi sumber protein tinggi yang mudah diserap tubuh melalui bantuan enzim bakteri asam laktat.
Keamanan Pangan: Mitigasi kontaminan alami pada produk fermentasi tradisional melalui pendekatan bioteknologi molekuler.
Dampak bagi Industri Bioteknologi
Pengukuhan ini diharapkan menjadi jembatan antara akademisi dan industri. Prof. Prima dikenal vokal dalam mendorong hilirisasi riset agar produk fermentasi berbasis bioteknologi lokal dapat bersaing di pasar global, sekaligus menjadi solusi stunting dan penyakit degeneratif di Indonesia. "Inovasi di bidang fermentasi adalah jawaban atas tantangan kedaulatan pangan. Kita memiliki kekayaan biodiversitas mikroba yang luar biasa; tugas kita adalah memanfaatkannya secara saintifik untuk kesejahteraan masyarakat," ujar Prof. Prima dalam pidatonya. Yang paling mengena dari pidato beliau, beliau memiliki pesan yang bisa menjadi penyemangat bagi kami yang masih muda "Sopo wong sing tekun, bakal tekan senajan kudu nganggo teken".
Momentum Penting UNESA
Rektor UNESA menyampaikan bahwa kehadiran Prof. Prima sebagai Guru Besar akan memperkuat posisi universitas dalam peta riset bioteknologi nasional, khususnya dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) di sektor kesehatan dan pangan.
Tentang Prof. Prima Retno Wikandari, M.Si. Beliau merupakan pakar senior di FMIPA (kimia) UNESA dan Bioteknologi FKP UNESA yang telah mendedikasikan bertahun-tahun risetnya pada mikrobiologi pangan dan bioproses. Karya-karyanya telah banyak dipublikasikan di berbagai jurnal internasional bereputasi dan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pangan fermentasi di Indonesia.