Surabaya, 14 Februari 2026 — Semangat demokrasi mahasiswa terasa hangat dalam kegiatan Pemilihan Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) Bioteknologi Fakultas Ketahanan Pangan, Universitas Negeri Surabaya yang diselenggarakan pada Sabtu lalu. Kegiatan ini menjadi ajang pertukaran gagasan sekaligus penentuan arah baru organisasi mahasiswa Bioteknologi untuk periode kepengurusan berikutnya.
Tiga kandidat terbaik tampil memaparkan gagasan dan strategi kepemimpinan mereka, yaitu Rasyiq Rabbani Ijlal Syahin, Rully Ahmad Wildan Hariy, dan Aina Mardiyah Sabilah. Masing-masing membawa warna kepemimpinan yang berbeda mulai dari penguatan sistem organisasi, peningkatan kontribusi sosial, hingga pengembangan kompetensi mahasiswa.
Gagasan dan Visi Para Kandidat
Aina Mardiyah Sabilah menekankan pentingnya organisasi yang solid dan terstruktur, dengan sistem koordinasi yang jelas serta media informasi yang aktif sebagai pusat edukasi mahasiswa.
Rully Ahmad Wildan Hariy menawarkan HMP yang inovatif dan komunikatif melalui program kreatif serta kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat agar mahasiswa lebih dekat dengan kebutuhan nyata di lapangan.
Menurutnya, potensi bioteknologi sangat dekat dengan dunia industri dan masyarakat mulai dari pangan, kesehatan, hingga lingkungan sehingga organisasi mahasiswa harus mampu menjadi inkubator ide dan kolaborasi.
Hasil Pemilihan
Berdasarkan hasil pemungutan suara, mahasiswa menetapkan Rasyiq Rabbani Ijlal Syahin sebagai Ketua HMP Bioteknologi dengan Rully Ahmad Wildan Hariy sebagai Wakil Ketua.
Pasangan kepemimpinan ini diharapkan mampu membawa perubahan dengan menyeimbangkan tiga aspek utama organisasi: akademik, organisasi, dan kewirausahaan. Fokus pada penguatan riset aplikatif dan jiwa usaha mahasiswa menjadi arah baru yang diharapkan dapat meningkatkan daya saing lulusan bioteknologi di dunia nyata. Kegiatan pemilihan ini tidak hanya menentukan kepengurusan baru, tetapi juga mencerminkan komitmen mahasiswa dalam membangun organisasi yang adaptif terhadap tantangan masa depan dari ruang kelas menuju inovasi dan kewirausahaan berbasis sains.