Mahasiswa Bioteknologi UNESA Kreasikan Infografis “Potensi Biodiversitas Indonesia untuk Green Technology"
Surabaya,
(Kamis, 6 November 2025) – Indonesia dikenal sebagai salah satu negara megabiodiversitas
dengan kekayaan hayati yang luar biasa, mulai dari mikroorganisme hingga
makroorganisme yang memiliki potensi besar dalam penerapan green technology.
Kekayaan ini menjadi inspirasi utama bagi mahasiswa Program Studi
Bioteknologi, Fakultas Ketahanan Pangan Universitas Negeri Surabaya (UNESA)
dalam tugas mata kuliah Megabiodiversitas.
Dalam kegiatan ini,
mahasiswa diminta untuk mengkaji dan memvisualisasikan potensi organisme
Indonesia dalam bentuk infografis ilmiah bertema “Potensi Tumbuhan dan
Organisme Indonesia sebagai Aplikasi Green Technology.” Melalui pendekatan
bioteknologi, mahasiswa diajak memahami bagaimana organisme dapat dimanfaatkan
untuk menguraikan limbah, menyerap polutan, atau menghasilkan energi terbarukan
secara ramah lingkungan.
Tujuan Pembelajaran
Kegiatan ini
bertujuan untuk menumbuhkan pemahaman mahasiswa mengenai:
- Konsep green technology dan
keterkaitannya dengan kekayaan biodiversitas Indonesia.
- Identifikasi organisme potensial
dalam pengelolaan limbah atau produksi energi ramah lingkungan.
- Kemampuan menyajikan ide ilmiah
secara visual, melalui poster atau infografis satu halaman yang menarik
dan edukatif.
Hasil Karya Mahasiswa
Beragam ide kreatif
muncul dari hasil karya mahasiswa, menyoroti potensi besar biodiversitas
Indonesia dalam mendukung teknologi hijau. Beberapa karya menarik di
antaranya menampilkan:
- Mikroalga sebagai sumber bioenergi dan
penangkap karbon dioksida,
- Mikroorganisme
seperti Alcanivorax borkumensis, Shewanella, Bacillus
subtilis, dan Pseudomonas putida yang berperan penting dalam bioremediasi
dan penguraian senyawa berbahaya di lingkungan perairan maupun tanah.
Infografis yang
dihasilkan menampilkan perpaduan antara sains, kreativitas, dan komunikasi
visual, menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam menghubungkan konsep
bioteknologi dengan penerapan nyata dalam pembangunan berkelanjutan.
“Melalui tugas ini,
mahasiswa tidak hanya memahami teori megabiodiversitas, tetapi juga belajar
bagaimana kekayaan alam Indonesia dapat dimanfaatkan untuk green technology
masa depan, dan juga dengan bentuk penugasan tersebut mahasiswa diharapkan
dapat menyerap berbagai berbagai macam
informasi dan mampu “meramu” ke dalam bentuk visual yang menarik dan juga mudah
dipahami” ujar Fitri Widya H, salah satu dosen pengampu mata kuliah Megabiodiversitas.
Karya yang berhasil dibuat bisa digunakan untuk pameran mini, perlombaan maupun HAKI melalui universitas, sebagai bentuk apresiasi terhadap semangat mahasiswa dalam berinovasi untuk masa depan yang berkelanjutan.