Gebyar Hari Yoga Internasional 2026: UNESA Cetak Rekor MURI Bersama Anjasmara dan Ribuan Peserta
SURABAYA — Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menyelenggarakan kegiatan Yoga Massal di Lapangan Kampus Lidah Wetan, Surabaya, Minggu (21/6/2026). Kegiatan dalam rangka memperingati International Day of Yoga ini berhasil mencatatkan rekor di Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) dengan menghadirkan instruktur yoga sekaligus figur publik, Anjasmara.
Acara tersebut diikuti oleh ribuan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari civitas akademika UNESA, masyarakat umum, hingga komunitas penyandang disabilitas.
Dipandu oleh Anjasmara sebagai guest star.
Sesi yoga berlangsung selama kurang lebih 60 menit mulai pukul 06.00 WIB. Anjasmara memandu para peserta memperagakan gerakan hatha yoga yang berfokus pada teknik pernapasan, kelenturan tubuh, dan konsentrasi.
"Yoga merupakan salah satu cara efektif untuk menjaga keseimbangan kesehatan fisik dan pikiran di tengah rutinitas harian," ujar Anjasmara usai memandu kegiatan.
Partisipasi Dosen Bioteknologi, Fakultas Ketahana Pangan, UNESA.
Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pimpinan, staf, mahasiswa, serta tenaga pendidik UNESA. Dua dosen dari Program Studi Bioteknologi UNESA, Eliza Farestiani dan Fitri Widya Handayani turut hadir dan berpartisipasi langsung dalam seluruh rangkaian sesi yoga.
| Peserta / Perwakilan | Peran | Catatan Kegiatan |
| Anjasmara | Instruktur Utama | Memandu teknik pernapasan dan gerakan yoga dasar |
| Eliza Farestiani, S.Si., M.Eng. | Dosen Bioteknologi UNESA | Mengikuti seluruh sesi gerakan yoga |
| Fitri Widya Handayani, S.Tr.Gz., M.T.P M.Sc. | Dosen Bioteknologi UNESA | Mengikuti seluruh sesi gerakan yoga |
"Kegiatan ini menjadi momentum yang baik untuk mengampanyekan pentingnya menjaga kebugaran fisik dan kesehatan mental di lingkungan kampus," kata Eliza di sela-sela acara.
Pencatatan Rekor Muri:
Pada akhir acara, perwakilan MURI menyerahkan piagam penghargaan kepada pihak rektorat UNESA. Rekor ini diraih atas kategori penyelenggaraan aksi yoga massal inklusif dengan jumlah peserta terbanyak.
Pihak UNESA menyampaikan bahwa penyelenggaraan acara ini bertujuan untuk mempromosikan pola hidup sehat sekaligus memperkuat komitmen kampus sebagai institusi pendidikan yang inklusif. Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan piagam secara simbolis, pembagian doorprize, dan foto bersama.