FKP UNESA Gelar Talkshow Inspiratif: Gerakan Edukasi Pangan dari Sekolah, Diikuti Peserta dari Indonesia dan Malaysia
Surabaya, 14 November 2025 – Fakultas Ketahanan Pangan (FKP) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menyelenggarakan Talkshow Inspiratif edisi spesial dengan tema "Gerakan Edukasi Pangan dari Sekolah: Integrasi Sekolah SENTRA dengan Kurikulum dan Ekstrakulikuler Ketahanan Pangan". Acara yang disiarkan secara live melalui YouTube dan Zoom ini dihadiri oleh ratusan peserta, termasuk kepala sekolah dan praktisi pendidikan dari berbagai daerah di Indonesia dan Malaysia. Acara dibuka secara resmi oleh Rektor UNESA, Prof. Dr. Nurhasan, M.Kes., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya peran dunia pendidikan dalam membangun ketahanan pangan nasional. "Melalui integrasi konsep ketahanan pangan dalam kurikulum dan ekstrakurikuler, kita dapat menciptakan generasi yang tidak hanya sadar pangan, tetapi juga terampil mengelola sumber daya pangan secara berkelanjutan," ujarnya.
Talkshow menghadirkan narasumber berkompeten dari berbagai latar belakang, termasuk perwakilan dari Malaysia, yang menunjukkan komitmen bersama dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan global. Prof. Dr. Nining Widyah Kusnanik, Dekan FKP UNESA, selaku keynote speaker, memaparkan visi dan misi FKP dalam mendorong gerakan edukasi pangan dari tingkat sekolah. Yang menjadi perhatian khusus dalam acara ini adalah kehadiran sejumlah kepala sekolah dari berbagai daerah, seperti Dian Hijrah Saputra, S.Pd., MM. (Kepala SMP Labschool UNESA) dan Kuswin, S.Pd. (PJ Ketahanan Sekolah SMA Kamala Bhayangkari Surabaya), yang berbagi pengalaman praktis dalam mengimplementasikan program ketahanan pangan di lingkungan sekolah mereka.
Kombespol Warsono (Kabiro SDM Polda Kalimantan Barat) dan Resmian, M.Pd. (Koordinator Relawan Nasional Tangguh untuk Ketahanan Pangan Rakyat) turut menyumbangkan perspektif dari sisi kelembagaan dan komunitas. Sementara dari Malaysia, Normawati Binti Salleh (Koordinator Project Urbankit SMK Seri Sambakan Malaysia) dan Mohd Rashdan Bin Abd Rashid (FEMADAM Malaysia) berbagi praktik terbaik dan peluang kolaborasi Indonesia-Malaysia dalam penguatan ketahanan pangan.
Acara yang dimoderatori oleh Amirusholihin, M.Sc. (Koordinator Program Studi Agribisnis Digital FKP UNESA) ini berlangsung interaktif, dengan diskusi yang mengerucut pada strategi implementasi program Sekolah SENTRA (Sekolah Entitas Tanaman Pangan) sebagai model integrasi pendidikan dan ketahanan pangan. "Dengan melibatkan sekolah sebagai pusat edukasi, kita berharap dapat menciptakan lumbung pangan mini di setiap institusi pendidikan, sekaligus membentuk karakter siswa yang mencintai pertanian dan wirausaha pangan," pungkas Amirusholihin. Acara ini menjadi bukti komitmen FKP UNESA dalam memperkuat ekosistem ketahanan pangan melalui pendekatan edukasi yang kolaboratif dan berkelanjutan.