Cetak Sejarah! Mahasiswa Semester 2 Bioteknologi UNESA Raih Juara 1 di Liga PKM
Surabaya, 27 Februari 2026 – Kabar membanggakan datang dari Program Studi Bioteknologi, Fakultas Ketahanan Pangan (FKP), Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Meski terhitung sebagai program studi baru, semangat dan daya saing mahasiswanya tak perlu diragukan. Prestasi gemilang berhasil ditorehkan oleh tiga mahasiswa berbakat, Aina Mardiya Sabila Fatma Nur Aini, Milza Wildan Al Fattah Romadhon dan Fatma Nur Aini, yang baru duduk di bangku semester 2.
Tim inovatif ini sukses menyabet gelar Juara 1 SKIM PKM-RE (Riset Eksakta) pada ajang kompetitif Liga PKM UNESA 2025. Keberhasilan mereka membuktikan bahwa potensi besar untuk berinovasi sudah bisa diasah dan ditunjukkan sejak awal perkuliahan.
Karya Inovatif: Eco-Smart Greenhouse
Mengusung judul yang futuristik dan solutif, “Eco-Smart Greenhouse: Greenhouse Adaptif Berbasis IoT dan Termoelektrik (TEC) untuk Stabilitas Suhu dan Pengendalian Hama”, karya Aina, Milza dan Fatma berhasil memukau para dewan juri.
Ide cemerlang mereka lahir dari keprihatinan terhadap tantangan pertanian modern, khususnya dalam mengelola greenhouse. Mereka merancang sebuah sistem greenhouse pintar dan adaptif yang mengintegrasikan dua teknologi mutakhir:
Internet of Things (IoT): Memungkinkan greenhouse untuk memonitor dan menstabilkan suhu secara otomatis dan real-time.
Termoelektrik (TEC): Sebagai solusi inovatif untuk pengendalian hama yang lebih ramah lingkungan.
Inovasi ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan akan sistem pertanian yang presisi, efisien, dan berkelanjutan di era modern.
Prodi Baru, Prestasi Bukan Baru
Keberhasilan Aina, Milza dan Fatma menjadi bukti nyata bahwa Prodi Bioteknologi UNESA, meskipun baru, langsung tancap gas dalam melahirkan generasi peneliti muda yang unggul. Prestasi di tingkat universitas ini menjadi modal berharga dan pijakan awal untuk melangkah lebih jauh, bahkan hingga ke tingkat nasional.
“Ini adalah kejutan yang sangat membahagiakan. Mereka masih semester 2, namun mampu berpikir kritis dan solutif untuk masalah kompleks seperti pertanian. Ini menunjukkan bahwa bibit-bibit unggul Bioteknologi sudah mulai menunjukkan tajinya,” ujar salah satu perwakilan jurusan.
Dukungan Penuh Dosen Pembimbing
Tentu saja, kesuksesan ini tidak lepas dari bimbingan intensif dari dosen pembimbing. Ibu Eliza Farestiani, S.Si., M.Eng. , telah berperan besar dalam mengarahkan dan mematangkan ide kreatif kedua mahasiswanya hingga menjadi proposal PKM yang kuat dan layak juara. Dengan prestasi ini, Program Studi Bioteknologi UNESA optimis dapat terus mencetak lebih banyak inovator muda yang siap berkontribusi bagi kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, dan ketahanan pangan bangsa.
Selamat kepada Aina, Milza dan Fatma! Teruslah berkarya dan harumkan nama almamater. #BioteknologiUNESA #PKMUNESA #InovasiMuda